Senin, 27 April 2009

TEKNOLOGI DAN INFORMASI

Didukung 3 Operator GSM Intouch Luncurkan Portal WAP

Intouch selama ini dikenal sebagai perusahaan pelayanan trasmisi data nirkabel. Beberapa layanan Intouch diantaranya eNote yang merupakan layanan SMS untuk komunikasi email, faksimili dan pager dan iQuote yang merupakan informasi finansial yang bisa diakses melalui telepon seluler (ponsel).

Layanan WAP yang diluncurkan Intouch didukung tiga operator GSM di Indonesia: Satelindo, Telkomsel dan GSM-XL Tiga operator GSM ini akan memberikan pelayanan aktivasi WAP gratis kepada para pelanggannya.

WAPIntouch juga didukung tiga Internet Service Provider (ISP): Indonet, Centrin dan Radnet. Mereka menawarkan satu bulan akses gratis bagi pemilik ponsel WAP yang belum memiliki akses internet dari tiga ISP ini.

Untuk tahap awal, WAP Intouch menggandeng lima content provider: Kelompok bioskop 21, Majalah Bola, layanan informasi finansial Bridge, Elexmedia dan Yellow Pages. Kelompok 21 menyediakan jadual pemutaran film di bioskop-bioskop yang tergabung dalam kelompok ini. User juga dapat menggunakan fasilitas search untuk mencari lokasi pemutaran film yang diinginkan.

Majalah Bola menyediakan hasil pertandingan bola terbaru di seluruh dunia. Bola memberikan fasilitas reminder jika hasil pertandingan yang diinginkan sudah keluar. Bridge memberikan data finansial. Sementara Elexmedia memberikan fasilitas kamus online untuk bahasa Inggris, Jepang dan Belanda. Sedangkan Yellow pages memberikan data lengkap dari buku petunjuk telepon di Indonesia dilengkapi dengan fasilitas search.

Managing Director Intouch, Kendro Hendra, mengungkapkan pengaplikasian WAP di Indonesia tidaklah mudah. "Perlu dibuat infrastruktur di semua lapisan," ujar dia. Untuk membangun sebuah sistem WAP setidaknya harus didukung oleh lima infrastruktur: Adanya ponsel WAP, operator GSM, ISP, WAP gateway dan Content provider. Saat ini baru ada satu ponsel di Indonesia yang mendukung WAP: Nokia 7110 yang juga dipromosikan dalam peluncuran WAPIntouch.

Walaupun Indonesia tengah dilanda demam internet, namun baru lima perusahaan yang tergabung dengan WAPIntouch yang telah menyediakan layanan berbasis WAP. Beberapa content provider termasuk detikcom saat ini tengah mempersiapkan diri untuk memberikan layanan WAP.

Berbeda dengan internet biasa yang menggunakan bahasa HTML (Hyper Text Markup Language), WAP menggunakan bahasa WML (Wireless Markup Language). Keterbatasan-keterbatasan yang ada pada ponsel membuat WAP belum dapat beroperasi seperti internet biasa. "Display-nya kecil, memorinya kecil, CPU-nya kecil dan input method-nya terbatas," ujar Kendro. "Bayangkan kalau kita masukkan Pentium III ke dalam sebuah ponsel, bisa-bisa dua menit baterainya sudah habis," tambah dia lagi.

Selain itu Kendro mengingatkan bahwa bandwidth telepon seluler jauh lebih kecil dari telepon biasa serta sering terputus saat berpindah BTS (stasiun transmisi - Red). "Paling baik bandwidth-nya hanya 9,6 kBps," ujar Kendro.

Ponsel WAP juga bisa digunakan sebagai email reader. "Karena keterbatasan memori, email tersebut tidak disimpan. Kita set saja 'leave message on server' agar email itu dapat dibaca di rumah atau di kantor," ujar Kendro. Namun saat ini layanan tersebut belum diluncurkan oleh WAPIntouch. "Layanan itu akan diluncurkan bulan depan," janji Kendro.

Layanan WAP ini juga bisa dikembangkan untuk membuat direktori karyawan untuk perusahaan-perusahaan besar yang bisa diakses melalui ponsel WAP. Layanan ini juga bisa digunakan untuk memantau kondisi suatu tempat dengan sebuah kamera yang ditempatkan di lokasi tersebut. "Misalnya untuk memantau kamar bayi saat kita pergi," kata Kendro.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar